PESTA YESUS MENAMPAKKAN KEMULIAANNYA
Bacaan I: Daniel 7:9-10.13-14; Mazmur: 97:1-2.5-6.9; Bacaan Injil: Matius 20:20-28
Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya
Pemimpin yang Melayani
Ada seorang akuntan yang bekerja di salah satu perusahaan yang ternama di Indonesia ini. Orang tersebut sungguh mengerjakan tugasnya dengan baik dan benar sesuai dengan aturan pemerintah. Suatu hari, dia diminta memanipulasi laporan keuangan demi kebaikan dan keuntungan perusahaannya. Akuntan itu benar-benar menghadapi dilema; dia ingin menolak dan tidak melakukan pekerjaan itu, namun kalau dia tidak memenuhi permintaan atasannya maka ada kemungkinan besar dia akan dipecat. Di sisi lain, dia harus menghidupi keluarganya, jika dia dipecat, di manakah dia akan kerja atau siapakah yang akan mempekerjakannya dalam waktu singkat?
Dalam hati nuraninya ingin mengundurkan diri dan tidak kerja lagi di perusahaan itu, namun dia harus memikirkan dan menafkahi keluarganya. Akhirnya, dia melakukan apa yang diminta oleh atasannya walaupun suara hatinya memberontak.
Saudara-saudari contoh di atas mencerminkan situasi yang telah dialami oleh kerajaan Yehuda ketika Raja Antiokhus IV Epifanes memaksa mereka meninggalkan adat istiadatnya dan diggantikannya dengan istiadat Yunani. Orang yang tidak taat pada perintah raja itu akan dikejar atau dijatuhi hukuman mati.
Banyak orang yahudi meninggalkan agamanya demi kenyamanan keluarga atau nyawanya sendiri, namun ada yang tetap setia kepada Tuhan dan karena kesetiaannya kehilangan nyawanya.
Dalam bacaan pertama dikisahkan juga bahwa Raja yang sejati adalah Tuhan, raja-raja lain merupakan alat yang dipergunakan oleh-Nya. Dia yang mengatur segala-galanya dan penyalahggunaan kuasa raja apa pun di dunia ini ada batasnya. Raja-raja di dunia ini (president, pemerintah) seharusnya memperjuangkan kebaikan, kebenaran dan keadilan bersama karena jika tidak diupayakannya akan mendatangkan penderitaan. Para pengikut Tuhan diminta untuk tetap percaya kepada-Nya dan mengenali dia dalam situasi sulit yang sedang mereka alami serta tidak berhenti berbuat baik.
Dalam bacaan injil dikisahkan kedekatan Petrus, Yakobus dan Yohanes dengan Yesus. Kedekatannya tidak menjamin pengetahuan, pengenalan yang benar akan Yesus. Menurut injil itu dalam mengikuti Yesus perlu ketegasan.
Apa yang boleh kita pelajari dari bacaan-bacaan pada hari ini?
1. Kita diajak untuk mercerminkan kemuliaan Tuhan melalui pilihan-pilihan dan keputusan-keputusan kita yang benar.
2. Kedekatan kita dengan Yesus membuat kita bertidak adil, jujur.
3. Berpihak kepada Tuhan yaitu kepada kebenaran-Nya walaupun itu tidak nyaman.
Semoga kita tidak lebih memilih kenyamanan daripada kebenaran Tuhan.
P. Edgar,SX