HARI MINGGU BIASA XXVII
Bacaan I: Yesaya :; Mazmur: 80:9.12.13-14.15-16.19-20; Bacaan II: Filipi 4:6-9; Bacaan Injil Matius 21:33-43
Hari Minggu Biasa XXVII
Allah Memercayakan Kebun Anggur-Nya Kepada Kita
Saudara-saudari terkasih, bacaan-bacaan suci pada hari minggu ini menunjukkan kasih, pengharapan Allah yang adil dan benar senantiasa menyertai hidup umat pilihan-Nya yaitu umat Israel. Umat Israel menjadi bagian penting dalam rencana keselamatan Allah. Allah sebagai pemilik kebun anggur memberi tugas, kepercayaan dan tanggung jawab sepenuhnya kepada umat-Nya untuk hidup dan menghasilkan buah yang berlimpah pada waktunya baik dalam iman maupun tindakan nyata kepada sesama. Disini jelas bahwa Allah memiliki hak penuh atas kebun anggur itu bukan para penggarapnya.
Allah sendiri secara terang-terangan menegur para penggarap kebun anggur tersebut yang membalas kebaikan-Nya dengan penindasan dan ketidakadilan. Mereka gagal menjalankan tugas itu dan menolak utusannya bahkan membunuh putranya. Karena itu, nabi Yesaya dan santo Paulus mengingatkan bahwa keadilan bukan sekedar memberi balasan setimpal melainkan bertobat dan melakukan kehendak Allah. Maka, Allah sumber damai sejahtera, akan menyertai kita.
Lantas kita bertanya di dalam diri masing-masing, apa yang dapat saya lakukan supaya hidupku menghasilkan buah yang baik? Kebun anggur yang baik bukan sekedar tampak subur secara fisik melainkan perlu berakar dalam Kristus. Artinya, Yesus menjadi sumber, dasar dan arah hidup kita.
Sebagai umat Allah yang dipersatukan
oleh Kristus, kita dipanggil untuk merawat iman dan hati agar terbuka terhadap
Sabda Tuhan yang mampu mengubah cara kita berpikir serta membiarkan diri kita
terus diperbarui hari demi hari. Selain itu, kita juga dapat menerima teguran
dari Allah dan kritik dari sesama dengan rendah hati, serta berpegang pada cara
hidup yang selaras dengan Injil.