Spiritualitas
“
Hidup yang berpusat pada Kristus (Christocentrism) menjadi inti spiritualitas para misionaris Xaverian. Karena Kristus adalah pusat segala sesuatu (in omnibus Christus) maka mulai dari pengalaman rohani, hidup sehari-hari, hingga pada semangat untuk mewartakan Injil harus bersumber dari Kristus sendiri. Semangat ini membuat para misionaris Xaverian merasakan Kasih Kristus yang mendorong “kami” untuk bermisi (Caritas Christi Urget Nos). Dalam menghidupi semangat ini, para misionaris menghidupi empat kaul religious; kaul misi, kaul kemurnian, kaul kemiskinan dan kaul ketaatan. Semangat ini menjadi ciri khas atau kharisma dari Serikat Misionaris Xaverian yang berawal dari pengalaman spiritual sang pendiri, St. Guido Maria Conforti ketika berjumpa Yesus yang disalib.
- Conforti
- Conforti
- Conforti
- Crocifisso Santuario


